屈
Kisah & Penjelasan Karakter
Dalam sejarah Tiongkok, 屈 digunakan dalam nama tokoh besar seperti Qu Yuan (屈原), penyair abad ke-4 SM yang menolak korupsi dan akhirnya bunuh diri sebagai bentuk protes—maka istilah 'tidak屈' menjadi simbol integritas moral. Ungkapan klasik seperti '宁死不屈' (ning sǐ bù qū) masih umum dalam pidato nasional dan pendidikan karakter untuk menegaskan keteguhan sikap.
Karakter 屈 bukan piktogram murni, tetapi bentuk tulisannya berevolusi dari seal script, di mana bagian bawah (出) awalnya melambangkan gerak keluar dari batas, dan bagian atas (尸) menunjuk posisi tubuh dalam keadaan tertekan—refleksi visual dari makna 'menekuk karena tekanan'. Bentuk modern sudah distandarisasi sejak Dinasti Han.
Karakter 屈 (qū) adalah karakter berlevel HSK 5 dengan delapan goresan dan radikal 尸, yang secara tradisional berkaitan dengan tubuh atau posisi tubuh. Arti dasarnya adalah 'bengkok' atau 'melengkung', menggambarkan perubahan bentuk fisik akibat tekanan eksternal atau gerak sadar—seperti menekuk lutut atau membungkukkan badan.
Dalam penggunaan gramatikal, 屈 sering muncul dalam kata majemuk abstrak yang menyiratkan penundukan, kekalahan moral, atau tekanan psikologis—misalnya dalam konteks tidak mau tunduk pada ketidakadilan. Karakter ini juga membawa nuansa budaya tentang harga diri dan prinsip: 'tidak boleh屈' berarti menolak menyerah walau dalam kesulitan.
Secara fonetik, qū adalah nada pertama, pelafalan jelas dan stabil, mirip 'ku' dalam bahasa Indonesia namun dengan nada tinggi datar. Pengucapannya sering dikacaukan dengan kuāng (狂) atau qù (去), sehingga penting membedakan nada dan konteks penggunaan untuk menghindari salah arti dalam komunikasi formal maupun sastra.
Kalimat Contoh
Kata Majemuk
Karakter Mirip — Jangan Tertukar
Langkah pertamamu menuju budaya Tionghoa: dapatkan nama Mandarinmu
Setiap perjalanan ke bahasa Mandarin dimulai dari sebuah nama. Gunakan generator nama gratis kami untuk membuat nama Mandarin yang bermakna dan personal.
Buat Nama Mandarin Saya →