堕
Kisah & Penjelasan Karakter
Dalam literatur klasik Tiongkok seperti 'The Scholars' (Rulin Waishi), karakter 堕 digunakan untuk menggambarkan kemerosotan moral para sarjana yang meninggalkan prinsip Konfusius demi kekuasaan atau kekayaan. Di masa Republik Rakyat Tiongkok, istilah seperti '堕落' (duòluò) menjadi istilah politik resmi untuk menyebut penyimpangan ideologis. Saat ini, karakter ini masih aktif dalam media cetak dan pidato resmi, terutama ketika membahas korupsi, degradasi budaya, atau kegagalan sistemik.
Bentuk tulisan 堕 berasal dari varian Han awal yang menggabungkan radikal 土 (tanah) dengan komponen fonetik 隋 (suí). Bukan piktogram, melainkan karakter fonosemantik: bagian bawah menunjukkan makna terkait 'bumi/gravitasi', sementara bagian atas memberi petunjuk pelafalan kuno. Goresan ke-7 hingga ke-9 membentuk garis miring turun yang secara visual memperkuat makna 'jatuh'.
Karakter 堕 (duò) adalah karakter Tionghoa berlevel lanjut (HSK 6) yang bermakna dasar 'jatuh', 'tenggelam', atau 'merosot'—baik secara fisik maupun metaforis. Ia terdiri dari 11 goresan dan menggunakan radikal 土 (tanah), menunjukkan keterkaitannya dengan gerak ke bawah menuju permukaan bumi. Karakter ini sering muncul dalam konteks moral atau sosial, seperti 'kehilangan martabat' atau 'penurunan nilai', bukan sekadar jatuh fisik.
Secara struktural, 堕 dibangun dari radikal 土 di bawah dan bagian atas yang merupakan bentuk kuno dari 「隋」(suí), yang berfungsi sebagai fonetik sekaligus penunjuk makna historis. Meski fonetiknya tidak lagi akurat dalam Mandarin modern, bentuk ini tetap mempertahankan nuansa kehilangan kendali atau kegagalan dalam proses turun. Penggunaannya sangat jarang dalam percakapan lisan sehari-hari, lebih dominan dalam teks sastra, pidato formal, atau analisis sosial.
Dalam tata bahasa, 堕 biasanya berfungsi sebagai verba transitif atau intransitif, sering dipasangkan dengan kata benda abstrak seperti 'moral', 'martabat', atau 'standar'. Ia juga muncul dalam bentuk kata kerja berawalan 'duō-' dalam bahasa Tionghoa klasik dan modern, misalnya dalam ungkapan '堕入深渊' (jatuh ke jurang dalam) yang melambangkan kehancuran tak terelakkan. Penguasaan karakter ini penting untuk memahami nuansa kritis dalam teks tingkat tinggi.
Kalimat Contoh
Kata Majemuk
Karakter Mirip — Jangan Tertukar
Langkah pertamamu menuju budaya Tionghoa: dapatkan nama Mandarinmu
Setiap perjalanan ke bahasa Mandarin dimulai dari sebuah nama. Gunakan generator nama gratis kami untuk membuat nama Mandarin yang bermakna dan personal.
Buat Nama Mandarin Saya →