佻
Kisah & Penjelasan Karakter
Dalam literatur klasik Tiongkok seperti catatan moral Dinasti Han dan komentar Konfusianis, 佻 digunakan untuk mengkritik sikap tidak pantas pejabat atau intelektual — misalnya bersikap terlalu riang di acara berkabung atau berbicara sembarangan tentang hal sakral. Istilah seperti 佻达 (tiāo dá) muncul dalam Kitab Nyanyian (Shījīng) sebagai sindiran terhadap kelakuan tidak beretika.
Secara bentuk tulisan, 佻 bukan piktogram, melainkan karakter fonetik-semantik: radikal 亻 menunjukkan kaitan dengan manusia, sedangkan bagian kanan 丿+兆 (bukan 逃 atau 桃) berfungsi sebagai petunjuk bunyi (meski telah bergeser). Goresan ketiga dan keempat membentuk garis miring tajam yang mencerminkan 'ketidakstabilan' — metafora visual untuk sikap tidak serius.
Karakter 佻 (tiāo) adalah karakter berjumlah delapan goresan dengan radikal 亻 (orang), menunjukkan kaitannya dengan sikap atau perilaku manusia. Arti dasarnya adalah 'frivolous' — menggambarkan sikap ringan, tidak serius, suka bersenda gurau berlebihan, atau kurang berwibawa dalam konteks sosial dan moral.
Dalam penggunaan modern, 佻 sering muncul dalam kata majemuk formal atau kritik budaya, bukan dalam percakapan sehari-hari. Ia membawa nuansa negatif: menilai seseorang yang bersikap sembrono, tidak patut dijadikan teladan, atau melanggar norma kesopanan tradisional Tiongkok seperti li (ritual/kesopanan).
Karakter ini tidak termasuk dalam daftar HSK resmi, sehingga jarang diajarkan di tingkat pemula maupun menengah. Namun, penting untuk memahami nuansanya saat membaca teks sastra klasik, kritik sosial, atau analisis etika dalam budaya Tionghoa.
Kalimat Contoh
Kata Majemuk
Karakter Mirip — Jangan Tertukar
Langkah pertamamu menuju budaya Tionghoa: dapatkan nama Mandarinmu
Setiap perjalanan ke bahasa Mandarin dimulai dari sebuah nama. Gunakan generator nama gratis kami untuk membuat nama Mandarin yang bermakna dan personal.
Buat Nama Mandarin Saya →