鸦
Kisah & Penjelasan Karakter
Dalam kehidupan sehari-hari modern, karakter 鸦 paling sering ditemui dalam ungkapan klasik seperti 鸦雀无声 (yā què wú shēng), yang digunakan untuk menggambarkan ketenangan mutlak di ruang rapat, kelas, atau acara formal. Dalam sejarah Tiongkok, gagak disebut dalam puisi Dinasti Tang dan Song sebagai simbol kesepian atau kepiluan, misalnya dalam karya Liu Zongyuan. Penggunaan historisnya juga terdokumentasi dalam kamus kuno seperti 《说文解字》 yang menyatakan 鸦 sebagai jenis burung bertubuh hitam dengan suara keras.
Bentuk tulisan 鸦 berasal dari evolusi karakter kuno berbasis piktogram burung dengan ciri khas paruh dan sayap. Versi seal script menunjukkan siluet burung dengan kepala menghadap kiri dan ekor melengkung — ciri khas karakter radikal 鸟. Komponen '牙' (yá) ditambahkan kemudian sebagai penunjuk bunyi, bukan gambar gigi secara harfiah, melainkan penyesuaian fonetik dalam sistem xíngshēng.
Karakter 鸦 (yā) adalah karakter Tionghoa yang berarti 'burung gagak' atau 'crow'. Ia termasuk dalam radikal 鸟 (niǎo), yang menunjukkan kaitannya dengan burung secara umum. Struktur karakter ini terdiri dari bagian kiri '牙' (yá, gigi/taring) sebagai komponen fonetik dan kanan '鸟' sebagai komponen semantik — pola umum dalam karakter bentuk xíngshēng (fonosemantik). Karakter ini tidak bersifat piktografis murni, tetapi evolusinya dari tulisan kuno menunjukkan penggambaran burung dengan paruh tajam.
Dalam penggunaan modern, 鸦 lebih sering muncul dalam bentuk majemuk daripada sebagai kata mandiri. Ia jarang digunakan dalam percakapan sehari-hari secara langsung, tetapi memiliki muatan kultural kuat, terutama dalam sastra klasik dan ungkapan metaforis. Gagak dalam budaya Tiongkok sering dikaitkan dengan kesedihan, pertanda buruk, atau kesunyian — berbeda dengan makna netral atau positif di beberapa budaya Barat.
Sebagai karakter HSK Level 6, 鸦 mengindikasikan tingkat kemahiran lanjut dalam pemahaman kosakata abstrak dan kultural. Pelajar perlu memahami konteks penggunaannya dalam idiom seperti 鸦雀无声 (yā què wú shēng), yang secara harfiah berarti 'tak ada suara gagak maupun burung pipit', lalu bermakna 'sunyi senyap'. Penguasaan karakter ini juga membantu mengenali pola pembentukan kata berbasis burung, seperti 鹃 (juān, burung cuckoo) atau 鹤 (hè, bangau).
Kalimat Contoh
Kata Majemuk
Karakter Mirip — Jangan Tertukar
Langkah pertamamu menuju budaya Tionghoa: dapatkan nama Mandarinmu
Setiap perjalanan ke bahasa Mandarin dimulai dari sebuah nama. Gunakan generator nama gratis kami untuk membuat nama Mandarin yang bermakna dan personal.
Buat Nama Mandarin Saya →