凛
Kisah & Penjelasan Karakter
Dalam penggunaan modern, 凛 sering muncul dalam media cetak dan daring untuk menggambarkan situasi politik atau militer yang penuh ketegangan—misalnya, '凛冽的寒风' (angin dingin menusuk) atau '凛然正气' (wibawa moral yang tak tergoyahkan). Ungkapan '凛然' juga digunakan dalam pidato resmi dan teks pendidikan karakter untuk menekankan integritas.
Karakter 凛 berasal dari bentuk tulisan kuno yang menggabungkan radikal 冫 (es) dengan komponen 令 (lìng, perintah/kekuasaan), sehingga secara struktural menyiratkan 'dingin yang berwibawa' atau 'kedinginan yang memerintah'. Bukan piktogram murni, melainkan karakter fonetik-semantik (xíngshēngzì) dengan makna terbentuk dari kombinasi radikal dan komponen bunyi.
Karakter 凛 (lǐn) adalah karakter Tionghoa berjumlah 15 goresan yang termasuk dalam radikal 冫 (es), menunjukkan kaitannya dengan suhu dingin dan keadaan beku. Radikal ini sering muncul pada karakter-karakter yang berkaitan dengan cuaca dingin, es, atau sensasi menusuk seperti dinginnya angin musim dingin.
Karakter ini tidak hanya menyiratkan dingin secara fisik, tetapi juga membawa nuansa metaforis: sikap tegas, kewibawaan yang menggetarkan, atau ketegangan emosional yang membuat orang merasa ‘beku’ karena rasa hormat atau takut. Dalam sastra klasik, 凛 sering dipakai untuk menggambarkan suasana megah namun menekan, seperti kehadiran seorang jenderal di medan perang.
Meskipun tidak termasuk dalam daftar HSK resmi hingga level 6, karakter ini cukup umum dalam teks sastra, berita formal, dan ekspresi idiomatik. Pelajar tingkat menengah ke atas akan sering menjumpainya dalam konteks deskriptif yang bernilai estetika tinggi, terutama ketika penulis ingin menyampaikan kekuatan atmosferik atau moral yang tak terbantahkan.
Kalimat Contoh
Kata Majemuk
Karakter Mirip — Jangan Tertukar
Langkah pertamamu menuju budaya Tionghoa: dapatkan nama Mandarinmu
Setiap perjalanan ke bahasa Mandarin dimulai dari sebuah nama. Gunakan generator nama gratis kami untuk membuat nama Mandarin yang bermakna dan personal.
Buat Nama Mandarin Saya →