饱
Kisah & Penjelasan Karakter
Dalam kehidupan sehari-hari di Tiongkok modern, 饱 sering muncul dalam percakapan santai seperti ketika seseorang menolak makanan tambahan dengan mengatakan '我已经吃饱了' (wǒ yǐjīng chī bǎo le) — 'Saya sudah kenyang'. Ungkapan ini merupakan bagian dari etika sopan santun makan: menyatakan kenyang berarti menghargai usaha tuan rumah dan menunjukkan kontrol diri. Dalam dokumentasi sejarah, karakter 饱 telah tercatat sejak masa Dinasti Han dalam teks-teks leksikografi seperti 《说文解字》, meski bentuk awalnya lebih kompleks.
Bentuk tulisan 饱 saat ini adalah bentuk standar (kai-shu) yang disederhanakan pada abad ke-20. Ia bukan piktogram asli, melainkan karakter fonetik-semantik: radikal 饣 memberi makna (makanan), sedangkan 包 memberi petunjuk bunyi (bāo → bǎo). Goresan keempat hingga kedelapan membentuk 包 secara jelas, sehingga penulisan mengikuti urutan logis kiri-dulu, lalu kanan.
Karakter 饱 (bǎo) adalah karakter sederhana berjumlah delapan goresan yang termasuk dalam radikal 饣 (shí), yaitu bentuk ringkas dari 食 (makanan). Radikal ini selalu menunjukkan kaitan dengan makan, nutrisi, atau proses pencernaan. Karakter ini secara struktural terdiri dari radikal kiri 饣 dan komponen kanan 包 (bāo), yang berarti 'membungkus' — menggambarkan konsep 'perut yang terisi penuh', seolah-olah makanan 'dibungkus' di dalam tubuh.
Dalam tata bahasa Mandarin modern, 饱 berfungsi sebagai adjektiva atau predikat yang menyatakan keadaan kenyang setelah makan. Ia tidak digunakan secara mandiri sebagai kata kerja utama (misalnya tidak mengatakan *我饱* tanpa konteks), melainkan dalam pola seperti 吃饱 (chī bǎo, 'makan sampai kenyang') atau 感到饱 (gǎndào bǎo, 'merasa kenyang'). Penggunaannya bersifat subjektif dan sering dikaitkan dengan pengalaman fisik langsung.
Secara budaya, ungkapan terkait 饱 mencerminkan nilai penting dalam masyarakat Tionghoa: kecukupan pangan sebagai dasar kesejahteraan. Kalimat seperti 吃饱穿暖 (chī bǎo chuān nuǎn) — 'makan kenyang dan berpakaian hangat' — menjadi idiom klasik untuk menggambarkan kehidupan dasar yang layak. Karakter ini juga muncul dalam peribahasa seperti 饱汉不知饿汉饥 (bǎo hàn bù zhī è hàn jī), yang mengingatkan bahwa orang kenyang tak mudah memahami penderitaan orang lapar — sebuah refleksi etika sosial yang mendalam.
Kalimat Contoh
Kata Majemuk
Karakter Mirip — Jangan Tertukar
Langkah pertamamu menuju budaya Tionghoa: dapatkan nama Mandarinmu
Setiap perjalanan ke bahasa Mandarin dimulai dari sebuah nama. Gunakan generator nama gratis kami untuk membuat nama Mandarin yang bermakna dan personal.
Buat Nama Mandarin Saya →